Kemitraan

Surabaya Jadi Kota Potensial Berikutnya, Slot Kemitraan Dental Rakyat Dibuka

2 menit membaca

Kemitraan klinik gigi Dental Rakyat di Surabaya dengan latar Patung Sura dan Baya

Setelah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Dental Rakyat kini melirik Jawa Timur. Surabaya menjadi kota potensial berikutnya, dan kuota kemitraan untuk cabang Dental Rakyat di kota ini sudah dibuka.

Melalui kemitraan Dental Rakyat, mitra memiliki cabang klinik gigi, sedangkan operasional harian, mulai dari tenaga medis, sistem, hingga pemasaran, dijalankan oleh tim pusat. Untuk kota besar seperti Surabaya, tersedia format Dental Rakyat Prio dengan 3 dental unit, yang kepemilikannya bisa dimulai dari Rp88,8 juta melalui skema kepemilikan bersama (co-ownership) 10%. Format Dental Rakyat Point dengan 2 dental unit juga dapat dipertimbangkan sebagai cabang pendukung, mulai dari Rp59,5 juta.

Berikut lima alasan Surabaya menarik untuk ekspansi Dental Rakyat.

1. Pasar Kota Berisi Jutaan Penduduk

BPS mencatat penduduk Surabaya pada 2025 berada di kisaran 3 juta jiwa. Skala ini menjadikan Surabaya salah satu pasar perkotaan terbesar di Indonesia, dengan kebutuhan layanan masyarakat yang luas, termasuk layanan kesehatan gigi.

2. Ekonomi Tumbuh 5,87% pada 2025

Perekonomian Surabaya pada 2025 tumbuh 5,87%, dengan PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp830,54 triliun. Sektor terbesar adalah perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor, yang menyumbang 26,97% dari struktur ekonomi kota.

3. Konsumsi Rumah Tangga Menjadi Motor Utama

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga Surabaya mencapai sekitar Rp498,11 triliun pada 2025, atau 59,97% dari PDRB, dan tumbuh 5,40%. Belanja rumah tangga yang kuat menjadi fondasi bagi layanan sehari-hari yang terjangkau, seperti perawatan gigi rutin.

4. Aktivitas Ekonomi Bergerak di Banyak Sektor

Pertumbuhan Surabaya tidak bertumpu pada satu sektor. Pada 2025, sektor akomodasi dan makan-minum tumbuh 8,30%, transportasi dan pergudangan 8,09%, informasi dan komunikasi 7,48%, serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial 6,58%. Pertumbuhan sektor jasa kesehatan ini menandakan permintaan layanan kesehatan di kota tersebut terus bergerak.

5. Kebutuhan Perawatan Gigi Masih Besar

Secara nasional, 56,9% penduduk berusia tiga tahun ke atas mengaku memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut, tetapi hanya 11,2% yang menerima perawatan dari tenaga kesehatan gigi. Di kota sebesar Surabaya, kesenjangan ini berarti ada banyak warga yang belum terlayani.

Screening Lokasi Membaca Kepadatan dan Aktivitas

Surabaya memiliki 31 kecamatan dengan karakter pasar yang berbeda-beda. Karena itu, penentuan titik cabang tidak cukup hanya melihat jumlah penduduk. Tim Dental Rakyat menggabungkan data kepadatan, permukiman, pusat aktivitas, akses jalan, kompetitor, dan jarak antarcabang sebelum merekomendasikan lokasi kepada calon mitra.

Siap Bertumbuh Bersama Dental Rakyat di Surabaya?

Kepadatan penduduk, aktivitas ekonomi, fungsi regional, dan kebutuhan kesehatan gigi menjadi dasar mengapa Surabaya layak masuk radar ekspansi Dental Rakyat. Slot cabang Surabaya kini dibuka.

Hubungi tim Kemitraan Dental Rakyat untuk mengetahui peluang kepemilikan cabang dan titik potensial di Surabaya melalui halaman Kemitraan Dental Rakyat.

Baca juga peluang kemitraan di Jawa Tengah dan Kota Yogyakarta.

Sumber data: BPS Kota Surabaya, Kota Surabaya Dalam Angka 2026; Berita Resmi Statistik BPS Kota Surabaya, 27 Februari 2026; PDRB Kota Surabaya Menurut Pengeluaran dan Menurut Lapangan Usaha 2025; Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Kementerian Kesehatan RI.

Semua berita